Pages

Sunday, 1 April 2012

"Laskar Pelangi" Mengejar Nobel

"Laskar Pelangi" Mengejar Nobel

Buku "Laskar Pelangi" diterbitkan penerbit yang biasa menerbitkan karya pemenang nobel.



VIVAnews - Kepopuleran novel karya Andrea Hirata, 'Laskar Pelangi' akan segera menembus Amerika Serikat. Pada 12 Maret 2012, Andrea menandatangani perjanjian penerbitan The Rainbow Troops (edisi internasional novel Laskar Pelangi) dengan Kathelen Anderson Literary Management dan penerbit Farrar, Straus and Giroux (FSG).

FSG saat ini merupakan penerbit terbaik di Amerika dan melahirkan karya-karya para pemenang nobel seperti TS.Eliot, Pablo Neruda, Nadine Gordimer, Seamus Heaney, dan Mario Vargas Llosa yang mendapat nobel sastra tahun 2010.

"Penting bagi dunia sastra Indonesia untuk mencapai saat ini. Inilah saatnya. Saya punya pengalaman berada di antara penulis dunia, benar-benar kami (penulis Indonesia) tuh nggak dilihat, dan itu benar-benar membuat saya marah," kata Andrea Hirata di @America, Pacific Place, Jakarta Selatan, Sabtu 31 Maret 2012.

Rencananya The Rainbow Troops akan mulai beredar di Amerika Serikat pada awal 2013. Ini merupakan pertama kalinya karya novelis Indonesia diterbitkan oleh penerbit terkemuka di Amerika Serikat. Selain itu, novel yang mengisahkan anak-anak Belitung ini akan segera diterbitkan di Eropa dan Asia.

"Persoalan di kita tidak banyak orang yang paham tentang peta buku internasional, padahal ini sangat signifikan," kata pria berambut ikal itu.

Setelah FSG, penerbit buku 'Eat, Pray and Love', Rizzoli juga menyatakan keinginannya untuk menerbitkan The Rainbow Troops ke dalam bahasa Italia. Tak ketinggalan penerbit Hanser-Berlin dari Jerman, Atlas-Contact dari Belanda, Temas de Hoy dari Spanyol, dan Sunmark Publisher dari Jepang juga akan menerbitkan Laskar Pelangi dalam empat bahasa tersebut.

"Sebetulnya 22 bahasa, tapi yang sudah selesai baru Inggris, Korea, China, Jerman kayaknya bulan ini, karena proses penerjemahan itu kan butuh waktu paling nggak setahun," kata dia. (art)

Reactions:

0 comments:

Post a Comment